
Kecamatan Jerebuu - Kabupaten Ngada
Assalamualaikum perkenalakan saya yahya dai prov. Jabar. izin mendownload contoh proposal tematik ini....
Siap..kita coba kembangkan bersama...
OpenDesa untuk pertama kalinya menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) OpenSID sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anggota sekaligus mempersiapkan calon trainer yang mampu mendukung pelaksanaan pelatihan OpenSID di berbagai daerah.
Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 10 Agustus 2026 dan diikuti oleh 5 anggota OpenDesa. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Divisi Peningkatan Komunitas dan Divisi Layanan Komunitas OpenDesa.
Melalui ToT ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengetahuan teknis OpenDesa sekaligus keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi trainer, mulai dari kemampuan berkomunikasi, menyampaikan materi, mengelola kelas, hingga melakukan praktik mengajar.
Mengenal Ekosistem dan Layanan OpenDesa
Kegiatan menghadirkan Bapak Suganda, Sekretaris Jenderal OpenDesa, dan Bapak Ridwan Dzulfikar, pemateri di OpenDesa, sebagai pemateri ToT.
Keduanya telah memiliki sertifikat Training of Trainer (ToT) dan telah disahkan sebagai pemateri ToT oleh Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.
Sementara itu, kegiatan dimoderatori oleh Permata Zahrani Hedista, Staf Sekretariat OpenDesa, yang memandu jalannya kegiatan dari awal hingga selesai.
Pada sesi pembekalan, peserta mendapatkan materi “Pengenalan Kelembagaan dan Ekosistem OpenDesa dan Layanan” yang mencakup pengenalan OpenSID, OpenDK, Layanan Pintar, Tema OpenSID, Integrasi, serta berbagai layanan pendukung lainnya.
Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai ekosistem OpenDesa dan keterkaitan berbagai produk serta layanan dalam mendukung digitalisasi dan pelayanan desa.
Membekali Kemampuan Trainer
Selain materi teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan public speaking untuk meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan materi secara jelas, sistematis, dan percaya diri.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai cara membangun interaksi dengan peserta, mengelola kelas, serta menyampaikan materi pelatihan secara terstruktur.
Untuk mengasah kemampuan tersebut, peserta mengikuti micro teaching atau simulasi mengajar. Dalam sesi ini, peserta mempraktikkan penyampaian materi sebagai trainer dan mendapatkan masukan untuk meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan evaluasi peserta sebagai bagian dari proses untuk mengukur pemahaman dan kesiapan calon trainer setelah mengikuti seluruh pembekalan dan praktik.
Membangun Kader Trainer OpenDesa
Melalui ToT perdana ini, lima anggota OpenDesa mendapatkan pembekalan dan pengalaman awal sebagai calon trainer OpenSID.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kader trainer yang memiliki pemahaman terhadap ekosistem OpenDesa, penguasaan materi OpenSID, serta kemampuan komunikasi dan fasilitasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pelatihan.
Pengembangan calon trainer diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelatihan dan pendampingan OpenSID secara lebih terstruktur serta memperluas jangkauan edukasi OpenDesa di berbagai daerah.
Sebagai bagian dari pengembangan berkelanjutan, OpenDesa akan melanjutkan program ToT pada kesempatan berikutnya dengan pengembangan materi dan peserta sesuai kebutuhan.
Melalui program ini, OpenDesa berharap semakin banyak anggota yang memiliki kompetensi dan kesiapan untuk berbagi pengetahuan mengenai OpenSID serta berkontribusi dalam mendukung desa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan desa.
ToT perdana ini menjadi langkah awal OpenDesa dalam membangun kader trainer yang kompeten, komunikatif, dan siap berkontribusi dalam memperkuat edukasi serta pendampingan OpenSID di berbagai daerah.
Sumber : opendesa.id




























